Belajar Al-Quran Dengan Cepat

Ada 5 hal penting yang harus diperhatikan agar bisa membaca Al-Quran dengan baik dan fasih.

  1. Pertama-tama kita harus bisa membaca huruf hijaiyyah yang berjumlah 28 huruf. Sama seperti jika kita hendak belajar membaca bahasa Indonesia. jika kita mengetahui dan bisa membaca 28 huruf hijaiyyah dengan benar, hal ini merupakan modal utama kita untuk bisa membaca Al-Quran, karena isi Al-Quran adalah bacaan yang di dalamnya tersusun dari 28 huruf hijaiyyah.
  2. Setelah faham dan mampu membaca huruf hijaiyyah dengan fasih, tahapan selanjutnya adalah mempelajari tanda baca, yaitu  fathah, kasrah, dan dhommah. Sama seperti belajar berbahasa Indonesia, tiga tanda baca yang disebutkan tadi mirip halnya dengan huruf vokal yang ada di bahasa Indonesia.
  3. Menguasai atau paling tidak mengetahui mengenai isyarat baca di dalam Al-Quran. Didalam tata cara membaca Al-Quran ada banyak isyarat tanda baca, seperti Mad Arid Lissukun, Mad Wajib Muttasil, dll. Isyarat baca ini memang tidak sering muncul di dalam Al-Quran, frekuensi kemunculannya sedikit, namun hal ini penting diperhatikan dan dipelajari karena jika tidak kita belum bisa dikatakan fasih membaca Al-Quran kalau tidak memperhatikan isyarat baca ini.
  4. Mengetahui dan menguasai teknik membacaAl-Quran seperti Idgham, Qalqolah, dll. Idgham adalah teknik membaca dengung, seperti halnya jika ada huruf hijaiyyah “nun” bertemu dengan “Mim”. Jika kita menemukan kalimat ini maka teknik membacanya harus dengung, dapat juga dikatakan Idgham Mimmi.
  5. Tips terakhir adalah “praktek”. Seseorang tidak akan bisa membaca Al-Quran dengan fasih jika tidak pernah mempraktekkannya. Bacalah Al-Quran secara rutin, sebelum waktu masuk subuh atau setelah maghrib adalah waktu yang bagus untuk membaca Al-Quran. Perlu diingat, jika kita masih belum fasih dalam membaca Al-Quran, ada baiknya jika ada yang membimbing kita selama membaca Al-Quran, agar jika ada kesalahan baca pendamping kita bisa membetulkan dan kita bisa langsung memperbaiki kesalahannya.